
Bandung, 28 Juli 2026 – Memasuki tahap inti kompetisi pengelolaan arsip dinamis bertajuk "Prabu Wiradigdaya" (Profesional, Responsif, Akuntabel, Biro Unggul), Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat menggelar sesi penilaian presentasi, wawancara, serta verifikasi lapangan bagi seluruh biro. Ajang yang diinisiasi untuk memperingati Hari Kearsipan Nasional ke-55 ini menjadi tolok ukur nyata dalam memperkuat budaya sadar arsip di lingkungan pemerintahan.
Lebih dari sekadar perlombaan, ajang Prabu Wiradigdaya dirancang sebagai wadah pembinaan, evaluasi, dan apresiasi untuk memastikan memori organisasi terjaga dengan baik. Melalui tata kelola arsip yang tertib, modern, dan akuntabel, pemerintah berupaya memperkuat fondasi birokrasi yang adaptif guna mendukung efektivitas pelayanan publik di Jawa Barat.
Dalam tahap kompetisi ini, Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat mengikuti rangkaian uji penilaian yang ketat, mulai dari pemaparan inovasi pengelolaan arsip, wawancara bersama dewan juri, hingga verifikasi lapangan serta records challenge. Aspek penilaian berfokus pada penerapan tata naskah dinas, pemberkasan arsip aktif, pemanfaatan arsip digital, serta inovasi kreatif yang diterapkan di unit kerja.
Melalui keikutsertaan dalam ajang ini, Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan standar pengelolaan kearsipan internal secara berkelanjutan. Arsip yang dikelola secara profesional diyakini tidak hanya mempermudah birokrasi, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen transparansi dan akuntabilitas bagi masyarakat
Penulis: sals



