Hero section image background

Biro PBJ Setda Prov. Jawa Barat Tunjukkan Komitmen Dekarbonisasi Industri Melalui Keikutsertaan dalam Regional Dialogue Green Public Procurement UNIDO

Senin, 12 Oktober 2026

Pengadaan Barang/Jasa

34

Postingan ini dilihat

0

Postingan ini dibagikan

Poster post Biro PBJ Setda Prov. Jawa Barat Tunjukkan Komitmen Dekarbonisasi Industri Melalui Keikutsertaan dalam Regional Dialogue Green Public Procurement UNIDO

JAKARTA, 8 OKTOBER 2026 – Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan dekarbonisasi sektor industri melalui keikutsertaannya pada ajang internasional Regional Dialogue on Advancing Green Public Procurement in Asia to Drive Industrial Decarbonization: From Policy to Practice. Acara yang diselenggarakan oleh United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) bekerjasama dengan Net Zero Partnership ini berlangsung pada 6–8 Oktober 2026 di Pullman Jakarta Central Hotel, Jakarta.

Forum regional ini dihadiri oleh para pejabat pemerintah, perwakilan industri, serta mitra teknis internasional dari berbagai negara di kawasan Asia, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Bangladesh, dan India. Kegiatan dibuka secara resmi dengan pengarahan dari Deputi Bidang Pengembangan Strategi Dan Kebijakan perwakilan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan UNIDO.

Dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut, Biro PBJ Setda Provinsi Jawa Barat berpartisipasi aktif dalam berbagai sesi diskusi strategis, antara lain:

  1. Pengadaan Barang/Jasa Hijau (Green Public Procurement / GPP) sebagai Penggerak Dekarbonisasi Industri: Mendiskusikan integrasi kriteria lingkungan dalam kerangka pengadaan publik guna mendorong pasar menuju penggunaan material beremisi rendah, khususnya pada sektor konstruksi (seperti semen dan baja ramah lingkungan).
  2. Pemanfaatan Sistem E-Procurement & Standar Pelaporan Hijau: Mempelajari penerapan Ecolabel, Environmental Product Declarations (EPDs), serta Product Carbon Footprints (PCFs) sebagai instrumen pelaporan dan verifikasi penyedia hijau dalam sistem pengadaan elektronik.
  3. Penerapan Kriteria Hijau di Sektor Konstruksi: Mengikuti breakout group dan open-mic dialogue untuk membedah tantangan serta solusi praktis dalam menerapkan kriteria pengadaan hijau pada proyek-proyek infrastruktur publik.
  4. Kunjungan Lapangan (Site Visit): Mengunjungi proyek infrastruktur ramah lingkungan MRT Jakarta guna melihat implementasi langsung prinsip-prinsip keberlanjutan pada proyek skala besar.

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam dialog regional ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat untuk mempercepat transisi menuju Green Public Procurement.

"Pengadaan barang dan jasa pemerintah memiliki porsi besar dalam perekonomian. Dengan mengintegrasikan kriteria ramah lingkungan ke dalam proses PBJ di Jawa Barat, kita tidak hanya membelanjakan anggaran daerah secara efektif, tetapi juga mendorong industri lokal untuk bertransformasi menuju industri hijau yang bernilai tambah tinggi dan beremisi rendah," ujarnya.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Provinsi Jawa Barat dalam mendukung pencapaian target Net Zero Emission nasional serta mewujudkan tata kelola pengadaan barang dan jasa yang berkelanjutan, transparan, dan berorientasi pada perlindungan lingkungan.

Penulis: Alfiatun

Tags

  • pengadaan
Footer Site Logo

Alamat

Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Gedung Setda B) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Jalan Diponegoro Nomor 22

Nomor Telepon

0224232448

Sosial Media

Copyright © Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Jawa Barat 2024